Deskripsi & Tujuan Pembinaan
Pembangkit tenaga listrik mandiri yang dioperasikan untuk kepentingan sendiri wajib memiliki SLO untuk membuktikan bahwa generator beroperasi efisien, memiliki sistem proteksi yang handal, dan tidak membahayakan sistem tenaga listrik sekitar. Layanan ini mencakup uji beban berjenjang (*Load Bank Test* 25%, 50%, 75%, 100%, 110%), uji Governor & AVR, uji proteksi Reverse Power dan Overfrequency, sistem sinkronisasi otomatis (AMF/ATS), serta pengujian inverter pada instalasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).
Silabus & Modul Pembelajaran Teknis
Kurikulum mengacu pada Standar Kompetensi Personel Rig Keselamatan Kerja Nasional, Standar Kelaikan Manajemen Keselamatan Kerja Keselamatan Kerja, Prosedur Keselamatan Manajemen Risiko K3, dan Standar Asosiasi Rig Internasional (IADC & ISO 45001):